Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita Fiksi

GADIS DESA TENGAH KOTA (Cerita Fiksi)

Gambar
Dibuat :  15.31 /  24-12-2013 D itulis : Fikih Hidayatulloh BADRIAH binti PULAN namanya.. Anak soleha dari Desa Bendungan disebuah piggiran Jawa, tempat yang sejuk nan permai dengan hidup yang penuh dengan kesederhanaan. Dia anak tunggal yang datang dari keluarga tak kaya namun terpandang namanya, dengan bapaknya sebagai Haji dan Ibunya penyemai padi. Suasana damai dengan hamparan buih padi didepan dan ketegakan gunung hijau yang menjulang dibelakang, sangat subur dengan berbagai hasil lahan pertanian yang cukup berhasil memberi penghidupan, kesegaran air melintas membelah dua desanya membuat kesegaran dan permai semakin nyata. Tanah yang memanjakan mata dari sudut yang berbeda, memberi kesan dalam bukan kelam, keriuhan anak-anak yang bermain dengan tidak manja, keramahan masyarakat desanya yang dapat bergerak bersama tanpa ada embel apa-apa dan kejujuran yang dijunjung pada tempat tertinggi. Disana dirumah tak besar dalam sebuah kamar belasan tahun yang lal...

Gn. GEGER BENTANG XXV

Gambar
05-08 Des ‘13 Semoga Tuhan Mengiringi Setiap Langkah Kami !!! Tuhan Bersama Orang-orang Pemberani !!! Tuhan, inilah kami dan KAU telah melihat kami, mengenal kami amat dekat karena kami tercipta atas kehendak-MU. Kami telah terpanggil, tapi tidak semua dari kami mengerti panggil-MU. Sebagian dari kami mendengar antara samar dan jelas, namun sebagian lainnya menutup telinga seolah tak mendengar apa-apa. KAU telah menyeimbangkan kehidupan, mereka yang mendengar selalu berdampingan dengan yang tuli dan kau telah ciptakan segalanya secara berpasangan. Maha Besar Engkau dengan segala Kehendak yang telah KAU tebarkan diseluruh permukaan Galaksi. Tuhan, KAU lah yang menghendaki kami untuk MELIHAT apa yang KAU karuniakan bagi kami, tapi tidak semua dari kami dapat melihat. KAU bicara dan sampaikan pesan-MU agar kami MENDENGAR cerita nyata kebesaran-MU, tapi banyak diantara mereka lebih memilih menyumbat dalam-dalam telinga mereka. KAU tulikan sajalah mereka !!. Mereka m...