Postingan

Menampilkan postingan dengan label Rindu

DENGARLAH KUBERCERITA (JINGGA)

Gambar
Dibuat : 22.27 / 02-04-2018 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Jingga, apa kabar? Lama "jumpa" tak bersama kita, semoga tak ada luka kau derita.Juga semoga saja duka, sepi tak menguntitmu, seperti yang terjadi padaku. Seperti mau mu, waktu ku lewati bersama nikmatnya duka dan lara yang pasti katamu. Karena berlalu kau yakinkan aku, akan terus dan selalu bersama mereka, suka, duka dan lara. "Berganti!" Jadilah aku berusaha menikmatinya dan merasa semakin bisa tuk tinggal dan melangkah dengan keduannya. Jingga, dengarlah! Ringan saja ku ingin bercerita. Bukan tentang cinta, bukan tentang rindu dan juga bukan tentang mereka yang sering kali sekedar berlalu menyapaku. "Ini tentang dia". Dulu sering ku bagi kisahnya denganmu, dulu sering ku buat kau bosan mendengar senandung sajak yang tercipta dari sanjungku "kepada biru". "Kau ingat?". Ingat ketika keras kau katakan, munafik aku "melepaskan", be...

RASA SAKIT YANG KU RINDUKAN

Gambar
Dibuat : 01.05 / 15-11-2016 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Aku rindu, kau juga kuyakin sesekali rasakan itu untukku, seperti aku merasakannya untukmu. Kita sama rindu dan kita sama pilu bila kosong membawa kita satu-satu menuju masa yang telah berlalu, termasuk masa antara aku dan kamu. Masa kita, adalah dua masa dengan dua sisi berbeda, seperti gelap dan terang hari yang berputar tanpa henti, juga seperti kebersamaan bulan dan mentari yang terjadi hanya sesekali dalam panjang waktu yang berganti. Masa kita juga kurasa seperti nyata dan khayalan. Nyata yang selalu menyakitkan karena keterpisahan dan manisnya kenangan yang lalu tak juga hilang dari ingatanku, sementara khayal sering buat ku tersipu, khayal tentang kamu dan semua masa-masa manis aku dan kamu. Kau adalah masaku yang tak benar-benar berlalu, kau adalah masa yang selalu sulit kulepaskan dari ingatanku dan kau adalah masa yang kuyakin sekali waktu akan kembali ku ingat lagi dan lagi. Kau adalah ...

TENTANG RINDU! BUKAN CUMA RINDU.

Gambar
Dibuat  : 23.13 / 31-01-2016 Penulis : Fikih Hidayatulloh Rindu? Terjemahkanlah sendiri! Sesuatu yang indah bagimu atau jadi yang menakutkan tanpa wujud. Rindu bisa jadi apa saja, yang bisa dibayangkan atau sesuatu yang tak terbayangkan. Wujudnya akan tetap ada bukan pada apa dan siapa, wujudnya bisa jadi apa saja yang menguatkan atau justru sebaliknya akan melemahkan. Bukan pilihan bukan yang terbuat tapi yang dibuat, dibuat melebur jadi air,  dibuat membara jadi api atau dibuat hancur jadi abu. Ini tentang rindu! Bukan cuma rindu. Hal yang selalu jadi sulit untuk di gambarkan, tapi dalam dirasakan. Jangan bilang mengerti, jangan juga katakan itu tentang hati, ini tentang hal yang sulit dilogikakan bahkan menghancurkan logika. Yang lemah akan merasa tak berdaya, yang kuat akan merasa bangga dan memanfaatkannya!

BICARA TANPA KATA

Gambar
Dibuat : 13.02 / 31-10-2015 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Ku coba mengerti Nada-nada mu Terbalut rindu Akan kasih mu itu... Ku coba nikmati Rasa kasih mu Getaran jiwa Yang membungkam rasa... Aku terbakar asa yang lama kutunggu... Aku tenggelam dalam banyak waktu... Ooo...oooo.... T'lah ku coba katakan dan ku ungkapkan S'gala rasa yang lama ku impikan Ingin aku miliki mu Ingin aku dapatkan mu Ingin aku...ingin aku... Oooo...ooooo......

BUKAN SIAPA-SIAPA

Gambar
Dibuat :  14.27 /  30-09-2015 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Jika nanti datang hari tak kau temui aku disini, pergilah! Jangan menunggu!  Biarkan aku hanya aku, bukan kau dan aku atau hanya kau, karen aku tau rasa dan tak ingin kau rasakan itu. Jika lagi datang waktu tak kau dengar suara ku, pergilah! Jangan berharap! Biarkan aku hanya aku, bukan kau dan aku atau hanya kau, karen aku tau rasa dan tak ingin kau rasakan itu. Atau jika nanti datang hari tak kau lihat aku lagi, pergilah! Jangan kau cari! Biarkan aku hanya aku, bukan kau dan aku atau hanya kau, karen aku tau rasa dan tak ingin kau rasakan itu. Ini tidak berarti aku tak menginginkan, juga tak berarti aku tak mengharapkan atau juga bukan berarti aku tak berusaha mencari. Kau pasti mengerti apa ini atau mungkin akan mengerti atau mungkin juga tak peduli. Ini bukan tentang aku dan kau saja, ini tentang kau dan dia yang mungkin akan buat kau menun...

PERTIWI AKU CINTA

Gambar
Dibuat :  22.54 /  06-02-2014 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Fikiran kotor gue hanyut terbawa hujan,  langit merindu, bintang tersipu dan tanah bawa angin beraroma haru disela sahutan guntur yang terdengar merdu. Duka yang melulu datang tak juga hilang dimakan waktu, pergi atau menunggu tak ada yang pasti jadi satu. Duka lagi lagi datang sebelum sisa lalu benar-benar hilang. Duka tak pernah pasti pergi dari tanah pertiwi yang tak pernah benar-benar dicintai. Sebagian mereka hanya berkicau untuk sebuah simpati, sebagian lain diam seolah tak lihat apa yang sedang terjadi. Pertiwi-Ku pilu, pertiwi seperti tak mengenal siapa mereka yang telah menginjakan kaki disini. Untuk alasan apa dan kepentingan seperti apa? bisa jadi jauh dari kata cinta. Dahulu begitu banyak darah berceceran demi cinta yang bertebaran, sekarang orang akan malas berkorban untuk alasan yang tidak sulit untuk diterjemahkan. Individualis akan menjadi momok yang lebih sadis dari penjahat...

CINTA PUTIH BIRU

Gambar
Dibuat :  15.33 /  09-01-2014 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Cinta itu apa?? Cinta, tadinya Aku tak merasakannya, mengenalnya, bahkan Aku sama sekali tidak memikirkannya. Pelan dalam waktu yang berjalan sedikit Aku tau Cinta dari Teman. Begitu penuh dengan gairah Dia menjelaskan, Dia menyebut segala keindahan dalam Cinta, dia katakan semua tentang Cinta, tentang ketertarikan, tentang rasa menyenangkan, tentang kebahagiaan,tentang perhatian, tentang kepedulian, tentang pemberian, tentang keberanian, tentang kasih juga tentang sayang dari lawan jenis.  Banyak Dia bercerita tentang Cinta. Awalnya Aku tak pedulikan, tapi lama-lama bikin penasaran dan sebesit hati dalam ada rasa ingin tahu dan rasakan seperti apa Cinta? Dalam sejurus waktu Aku merasa ada yang tak biasa Aku lakukan, seperti ada rasa yang mengendalikan, entah apa itu. Sesuatu yang dalam kurasakan, seperti sebuah hasarat, keinginan dan entahlah apa itu aku sendiri tak tahu. Sebelum...

GADIS DESA TENGAH KOTA (Cerita Fiksi)

Gambar
Dibuat :  15.31 /  24-12-2013 D itulis : Fikih Hidayatulloh BADRIAH binti PULAN namanya.. Anak soleha dari Desa Bendungan disebuah piggiran Jawa, tempat yang sejuk nan permai dengan hidup yang penuh dengan kesederhanaan. Dia anak tunggal yang datang dari keluarga tak kaya namun terpandang namanya, dengan bapaknya sebagai Haji dan Ibunya penyemai padi. Suasana damai dengan hamparan buih padi didepan dan ketegakan gunung hijau yang menjulang dibelakang, sangat subur dengan berbagai hasil lahan pertanian yang cukup berhasil memberi penghidupan, kesegaran air melintas membelah dua desanya membuat kesegaran dan permai semakin nyata. Tanah yang memanjakan mata dari sudut yang berbeda, memberi kesan dalam bukan kelam, keriuhan anak-anak yang bermain dengan tidak manja, keramahan masyarakat desanya yang dapat bergerak bersama tanpa ada embel apa-apa dan kejujuran yang dijunjung pada tempat tertinggi. Disana dirumah tak besar dalam sebuah kamar belasan tahun yang lal...

TANAH KERING MEMAKI HUJAN

Gambar
Dibuat : 17.49 / 30-12-2013 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Sore hampir magrib hujan basahi jalanan, s ebuah kejutan dihari gelap tanpa penerangan, t anah Kering itu tak harapkan hujan turun hari ini.  Beberapa hari yang lalu Tanah Kering telah mengatur janji temu untuk malam ini.  Ya, Tanah Kering janji bertemu Bulan untuk berkencan. Janji yang lama diharapkan hampir pasti dibatalkan, i tu jika hujan tak berhenti sampai malam nanti, jika hujan menghalangi bulan muncul malam ini.  Rasa rindu yang lama menunggu untuk bertemu harus kembali menunggu, j ika hujan tak mengerti yang tanah kering rasakan saat ini.  Rindu itu kian menggebu sebab beberapa minggu tak bertemu. Tanah Kering murung wajahnya, m atanya berkaca berlinang mulai basah, t atapnya berbeda dengan tanah kering biasanya.  Lakunya penuh keresahan, gugup, gelisah dan terlihat mulai marah. T anah kering basah dibanjiri air matanya. S elanjutnya Tanah Kering harus menunggu basahnya ...

DARAH JATUH

Gambar
Dibuat :  18.09 /  1 1- 12-2013 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Terasa darah mengalir turun diseluruh tubuhku.  Berkumpul dan bersatu dibagian terbawah tubuhku.  Hilang tiba-tiba seluruh tenaga.  Cuma bisa bisikan kata sabar pada diriku tanpa mengelus dada. Lemas.. Lemah dan hilang seluruh tenagaku.  Jantung ku berdegup cepat dalam satu waktu. Ini belum didepan mataku.  Baru dari gambar yang kau kirim bukan untukku. Ya, gambar dari media sosialmu. Tak sengaja ku lihat itu. Inginku katakan bunuh saja aku!  Tapi itu bukan aku.  Aku bukan laki-laki lemah seperti itu.  Aku pandai mengendalikan diriku.  Mengendalikan emosiku dan menutupi rasa cemburuku.  Aku bukan laki-laki pemburu.  Dan aku tak akan mengejar siapa pun untuk ada dipelukku. Aku akan tetap senyum didepanmu.  Dan aku tak akan persoalkan itu.  Tuhan tahu yang terbaik buatmu.  Dan aku tak aka...

INDUNG

Gambar
Dibuat :  02.43 /  28-11-2013 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Ini tentang KAU,tentang begitu hebat dan luar biasanya KAU.  Ini tentang yag tak terlupa dan hal kecil yang tak akan terlupa selamanya. Selalu KU ingat nyanyian INDUNG ketika kecil KU.  Syahdu mengalun lembut mengantar lelapku dipeluk MU AKU RINDU Kini usia KU dan usia MU tak seperti dulu,  Ketika KAU masih menimang KU.  AKU rindu saat saat itu,  Saat ketika cinta KAU tunjukan sambil memeluk KU. AKU MENCINTAI MU Hanyut AKU saat kembali KU dengar lagu itu Kaembali KAU alunkan merdu pada cucu MU Tak ada lelah setelah habis sekian waktu Yang nampak hanya raut cinta diwajah MU "Yaa ALLAH ampunilah segala dosa KU dan dosa kedua ORANG TUA KU, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi Ku diwaktu AKU kecil...."

ITU SAJA

Dibuat : 21.56 / 24-11-2013 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Aku hanya ingin tetap melihat mu Memandangmu dari dekat dan jauh Merengkuh hangat bicaramu,  Menatap mata yg selalu ingin kucumbu,  Menyaksikan gerak yg salalu membuatku merindu dan  menjadi saksi perlawanan mu pada keterbatasanmu.. itu saja... Memilikimu adalah ego bagiku Karna aku bukan bahagiamu Bukan yg terbaik bagimu Bukan hal yang indah untukmu Bukan laki2 terbaik dalam hidup mu Dan mungkin tak pernah diinginkan ada dihatimu Aku hanya ingin tetap melihat-mu dan ada jika kau mau Itu saja...     hepipeh