Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hujan

TANAH KERING MEMAKI HUJAN

Gambar
Dibuat : 17.49 / 30-12-2013 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Sore hampir magrib hujan basahi jalanan, s ebuah kejutan dihari gelap tanpa penerangan, t anah Kering itu tak harapkan hujan turun hari ini.  Beberapa hari yang lalu Tanah Kering telah mengatur janji temu untuk malam ini.  Ya, Tanah Kering janji bertemu Bulan untuk berkencan. Janji yang lama diharapkan hampir pasti dibatalkan, i tu jika hujan tak berhenti sampai malam nanti, jika hujan menghalangi bulan muncul malam ini.  Rasa rindu yang lama menunggu untuk bertemu harus kembali menunggu, j ika hujan tak mengerti yang tanah kering rasakan saat ini.  Rindu itu kian menggebu sebab beberapa minggu tak bertemu. Tanah Kering murung wajahnya, m atanya berkaca berlinang mulai basah, t atapnya berbeda dengan tanah kering biasanya.  Lakunya penuh keresahan, gugup, gelisah dan terlihat mulai marah. T anah kering basah dibanjiri air matanya. S elanjutnya Tanah Kering harus menunggu basahnya ...

SISA-SISA DALAM HUJAN

Gambar
Dibuat :  21.09 /  16-12-2013 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Hujan seperti mengerti.. Dia seperti memberikan waktu berlama-lama disini.. Laki-laki itu !! Dalam hujan, berbicara dengan tenaga sisa-sisa.. Bercanda dengan tawa yang tak terjaga.. Hujan menahannya untuk tetap disana.. Terimakasih Hujan.. Terimakasih kau mengerti.. Sambut-Mu sungguh berarti.. Bawakan buih sejuk  dalam sepoi angin.. Redakan kebisingan dengan irama jatuh-Mu.. Damai suara-Mu, Meski sebagian mereka sebelah mata menatap-Mu.. Kau tetap sama dimata kini dan dulu.. Tak akan ada yang merubah itu, termasuk waktu !! Karena laki-laki itu tak inginkan itu !! Kau tau itu !! Bahagia dia bersama-Mu.. Biarakan laki-laki itu selalu bersama-Mu sewaktu-waktu.. Meski tak ada kuasa atas Mu dan hadir Mu.. Tetaplah begitu !! Kunjungi ketika kau mau.. Temani jika kau ada waktu.. Redakan bisingnya, sejukan dada nya dan nikmati sisa-sisa bersamanya.. Karna itu CUKUP BAGINYA ...

PERKOSA SANG PERKASA

Gambar
Dibuat :  14.34 /  17-12-2013 Ditulis : Fikih Hidayatulloh Hai kamu !! Ya, kamu yang aku tuju !! Aku tak akan menunduk menghindari pandangan Mu !! Akan ku tatap mata Mu dan mata Ku untuk bertemu !! Aku bukan ingin melawan Mu !! Aku hanya tak ingin Kau memandang rendah Aku dan Kawan-kawan Ku.. Aku juga tak ingin mental Ku dan Teman-teman Ku hancur karena Mu.. Ini agar Kau tau !! Bahwa derajat Aku serta Teman-teman Ku sama dengan Mu.. Hari bukan kemenangan Aku atau Kamu !! Karena kita tidak sedang dalam pertandingan.. Dimana kemenangan selalu jadi ukuran.. Akan ku ingat hari ini.. Hari ketika kebenaran bersama kami.. Hari ketika kekuasaan lebih menentukan.. Hari ketika Kau menelanjangi kebenaran kami.. Dan hari dimana justru kau malah merias kebobrokan dengan kemeja tanpa lengan yang kau bilang elegan.. Ada yang tak Aku tahu.. Tapi akan Aku cari tahu.. Tentang sebuah obrolan dimeja hitam itu.. Di dalam ruang pribadi Mu yang tak...